27.3.26

Menuju 25th The Brandals

Ada dua hal yang langsung terlintas setelah mendengar-menonton “Di Pinggir Margin” dari The Brandals:

1. Siapa yang menjebak?
2. Sudahkah kita benar-benar membaca ulang Pembukaan UUD 1945, khususnya Alinea IV?

Sebelum jauh, Di Pinggir Margin adalah lagu single terbaru dari The Brandals, band asal Jakarta dengan nyawa panjangnya atas musik di Indonesia sejak 2001. Di Pinggir Margin riils (YouTube) pada 18 Maret 2026 dengan beragam tanggapan, terlebih pada pilihan artistik musiknya, balada. Terlepas dari itu The Brandals tetaplah The Brandals, perwajahan kelas pekerja seperti kita-kita ini yang gak pernah geser.

Mari kita kembali ke 2 pertanyaan yang muncul paska menonton dan mendengar Di Pinggir Margin. Mungkin pertanyaan pertama sebenarnya tidak perlu dijawab terlalu jauh. Karena, kalau jujur, kita semua ada di dalamnya, terjebak, atau setidaknya ikut bermain dalam sistem yang sama. Persis seperti yang terasa di liriknya. Lagu ini, apalagi setelah menonton visualnya, seperti memancing satu pertanyaan yang lebih mendasar: Sebenarnya apa tugas negara?

20.3.26

Menggesut Ingatan, Menyablon Pulang (The Jeblogs | DOM 65 | Cherry District)

Awal Maret lalu, sebuah ruang baru lahir di lanskap musik dan budaya independen Yogyakarta: Cherry District (Merch, Books, Records). Ia bukan sekadar acara pemanasan, tapi semacam halaman pembuka dari perjalanan panjang menuju Cherrypop Music Festival 2026 yang tahun ini akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 di kawasan Candi Prambanan, sebuah ruang yang menyimpan gema sejarah sekaligus energi kontemporer. Cherry District sendiri hadir sebagai ruang antara yang disajikan lebih intim, lebih dekat, lebih cair. Digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM (GIK UGM) 17 Feb-8 Maret 2026, acara ini mempertemukan musik, merchandise, buku, film dan ekosistem seni secara menyeluruh dalam skala yang lebih personal. Semacam “pemanasan dulu” sebelum kita larut dalam euforia besar Cherrypop nanti. (Ngomong-ngomong, sudah beli tiketnya?)

Foto: Wildan Naufal/Cherry District 2026

Bagi kami di Tutbek, momen Live Sablon seperti ini selalu terasa sebagai rumah. Live Sablon bukan