Ada dua hal yang langsung terlintas setelah mendengar-menonton “Di Pinggir Margin” dari The Brandals:
1. Siapa yang menjebak?
2. Sudahkah kita benar-benar membaca ulang Pembukaan UUD 1945, khususnya Alinea IV?
Sebelum jauh, Di Pinggir Margin adalah lagu single terbaru dari The Brandals, band asal Jakarta dengan nyawa panjangnya atas musik di Indonesia sejak 2001. Di Pinggir Margin riils (YouTube) pada 18 Maret 2026 dengan beragam tanggapan, terlebih pada pilihan artistik musiknya, balada. Terlepas dari itu The Brandals tetaplah The Brandals, perwajahan kelas pekerja seperti kita-kita ini yang gak pernah geser.
Mari kita kembali ke 2 pertanyaan yang muncul paska menonton dan mendengar Di Pinggir Margin. Mungkin pertanyaan pertama sebenarnya tidak perlu dijawab terlalu jauh. Karena, kalau jujur, kita semua ada di dalamnya, terjebak, atau setidaknya ikut bermain dalam sistem yang sama. Persis seperti yang terasa di liriknya. Lagu ini, apalagi setelah menonton visualnya, seperti memancing satu pertanyaan yang lebih mendasar: Sebenarnya apa tugas negara?
