Awal Maret lalu, sebuah ruang baru lahir di lanskap musik dan budaya independen Yogyakarta: Cherry District (Merch, Books, Records). Ia bukan sekadar acara pemanasan, tapi semacam halaman pembuka dari perjalanan panjang menuju Cherrypop Music Festival 2026 yang tahun ini akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 di kawasan Candi Prambanan, sebuah ruang yang menyimpan gema sejarah sekaligus energi kontemporer. Cherry District sendiri hadir sebagai ruang antara yang disajikan lebih intim, lebih dekat, lebih cair. Digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM (GIK UGM) 17 Feb-8 Maret 2026, acara ini mempertemukan musik, merchandise, buku, film dan ekosistem seni secara menyeluruh dalam skala yang lebih personal. Semacam “pemanasan dulu” sebelum kita larut dalam euforia besar Cherrypop nanti. (Ngomong-ngomong, sudah beli tiketnya?)
Bagi kami di Tutbek, momen Live Sablon seperti ini selalu terasa sebagai rumah. Live Sablon bukan

